Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

Sampai Jumpa di 30 Hari Bercerita

Gambar
Halo semua!
Kali ini saya akan menuliskan cerita saya di 30 hari bercerita 2019.
Nah buat yang belum baca postingan saya sebelumnya. Apa itu 30 hari bercerita?  Ini adalah ajakan untuk menulis kegiatan setiap hari dan membagikannya di Instagram dengan hastag #30haribercerita
Okey. Tak perlu berlama-lama.
Simak cerita selengkapnya:
21. Hari ke-21
------------------
Senin, 21 Januari 2019
.
Untuk pertama kalinya menjadi pembina upacara. Sedikit grogi saat berdiri, ketika berbicara ingin cepat mengakhiri.
.
Iya dari sini, aku mengerti bahwa berdiri di depan anak-anak dan guru-guru itu sulit. Dibandingkan mengajar di kelas atau berbicara di sebuah pertemuan.
.
Dari sini, aku mengerti bahwa menyampaikan amanat itu sulit. Dibandingkan menyampaikan pesan-pesan ataupun kesan-kesan di suatu acara.
.
Dan dari sini, aku mengerti bahwa menjadi pusat perhatian itu sulit. Dibandingkan hanya diperhatikan satu atau dua orang.
.
Kini, dari sini semuanya bermula. Menjadi guru bukan hanya mengajar. Tap…

Launching Varian Baru Banana Foster Lampung, Molten Banana yang Meleleh

Gambar
Hai guys ! Ada kabar terbaru nih, Banana Foster Lampung punya variant baru loh. Yaitu: Molten Banana.


Nah, saya bertanya-tanya mengapa namanya molten banana? Dan dijelaskan oleh chefnya langsung, kata molten berasal dari bahasa Belanda, yang artinya meleleh. Benar banget, rasanya pas di mulut benar-benar meleleh. Rasa pisang yang crispy dan renyah.


Tepat di hari Minggu, 18 Maret 2018, saya dan teman-teman Tapis Blogger hadir di launching variant baru ini. Dan bisa bertemu langsung dengan sang pemilik, Hengky Kurniawan. Udah tau dong dengan artis hits ini.


Launching variant baru ini dilaksanakan di outlet utamanya di Jln. Wolter Mongonsidi No. 115 Bandar Lampung, di depan Hotel Grand Praba. Saat saya tiba, baru sedikit pengunjung yang datang. Menunggu 15 menit-an, sudah ramai hingga ruangannya penuh. Wajar dong, mau temu artis. Haha...


Okey, kembali ke Molten Banana. Ini adalah variant rasa ke-8 yang ada di Banana Foster Lampung. Jadi, menurut bang Hengky Kurniawan, rencananya akan ad…

4 Tugu Ikonik Kota Pringsewu

Gambar
Hai guys ! Udah tahu belum ada 4 tugu ikonik di Kota Pringsewu.

Kamis pagi, 15 Maret 2018 saya menyempatkan diri untuk berkeliling Kota Pringsewu. Yah, hitung-hitung refreshing dari kesibukan kerja.

Nah ini dia 4 tugu ikonik Kota Pringsewu:

1. Tugu Selamat Datang

Gapura Bambu Selamat Datang atau Tugu Selamat Datang Pringsewu ini didirikan sejak tahun 2012 dan diresmikan pada 31 Desember 2014. Lokasinya cukup strategis untuk dijadikan Rest Area atau tempat peristirahatan, tepatnya di Desa Wates, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu.

Lokasinya terletak di tengah-tengah Pasar Gadingrejo dan Pasar Pringsewu. Tempat ini dikelilingi oleh persawahan yang subur dan menghijau. Tugu ini selalu ramai pengunjung pada sore sampai malam hari.

Nah fasilitas di tugu ini cukup lengkap, di antaranya: Mushola, Dewan Kerajinan Nasional Daerah Pringsewu, Rumah Adat, Cafe Misbar, Panggung Terbuka dan Lahan Parkir.

2. Tugu Tulisan Pringsewu

Tugu Tulisan Pringsewu ini cukup menarik untuk lokasi swafoto. Lokasin…

Review Bunda: Kisah Cinta 2 Kodi, Keluarga Masa Kini

Gambar
Nah, kali ini saya akan mereview film Bunda: Kisah Cinta 2 Kodi. Film ini menggambarkan kehidupan keluarga masa kini.

Sebenarnya sudah cukup terlambat, buat saya menulis ini. Tapi, mungkin akan berguna buat kamu-kamu yang belum menonton film ini.

Kisah ini dimulai dari Tika atau Bunda yang ditinggalkan oleh suaminya, Fahrul. Fahrul beralasan ia disuruh ibunya yang sedang sakit, untuk menikah lagi. Sehingga ia terpaksa pergi. Dan setelah beberapa tahun, ia pun kembali lagi. Fahrul meminta maaf dan memohon pada Tika, agar bisa bersama lagi. Akhirnya Tika pun menerimanya kembali.

Dan rasa penasaran saya pun terjawab, mengapa disebut kisah cinta 2 kodi? Bermula dari Tika yang resign dari pekerjaannya, dan memulai usaha berjualan baju muslimah anak-anak dengan dua kodi. Namun, tentu saja itu sulit. Bahkan terkadang ia sering lupa dan marah-marah terhadap kedua anaknya, Alda dan Amanda.


Usaha Tika ini pun, mulai menampakkan hasilnya saat ada pesanan 1000 baju. Ia pun meminta tolong dengan …