30 Hari Berpuisi

Gambar
Mulai 1 Juli sampai 30 Juli 2019 saya mengikuti challenge menulis puisi di Instagram.

Berikut ini 10 puisi di sepuluh hari pertama yang saya buat :

1. Day 1


________
Aku Tertipu

Novrian Erintias Haqiki

Melihat cantiknya bunga ini
Aku langsung terpesona
Tanpa kusadari,
Ada sisi hitam di balik parasnya

Melihat manisnya senyummu
Aku langsung jatuh cinta
Tanpa kusadari,
Ada sisi negatif yang kau punya

Begitu mudahnya aku tertipu,
Dan dengan mudahnya kau rusak kepercayaanku
Tapi, aku selalu memaafkanmu
Meski kamu sering mengkhianatiku

Bandar Lampung, 1 Juli 2019

2. Day 2

_________
Bully oh Bully

Novrian Erintias Haqiki

Kudengar negaraku adalah negara ber-flower
Tapi, manusianya bersikap tak beradab
Dengan mudahnya mencaci dan mem-bully
Tak menghargai kekurangan orang lain

Setiap melihat berita di layar kaca
Para remaja seringkali berselisih
Masalah kecil seperti kerikil
Permusuhan mudah sekali tersulut

Bully oh bully...
Adakah hukum yang bisa menghentikannya?
Adakah cara untuk mengatasiny…

Launching Varian Baru Banana Foster Lampung, Molten Banana yang Meleleh

Variant baru, Molten Banana

Hai guys ! Ada kabar terbaru nih, Banana Foster Lampung punya variant baru loh. Yaitu: Molten Banana.

Chef sedang menjelaskan

Nah, saya bertanya-tanya mengapa namanya molten banana? Dan dijelaskan oleh chefnya langsung, kata molten berasal dari bahasa Belanda, yang artinya meleleh. Benar banget, rasanya pas di mulut benar-benar meleleh. Rasa pisang yang crispy dan renyah.

Ramai juga nih

Tepat di hari Minggu, 18 Maret 2018, saya dan teman-teman Tapis Blogger hadir di launching variant baru ini. Dan bisa bertemu langsung dengan sang pemilik, Hengky Kurniawan. Udah tau dong dengan artis hits ini.

Foto bersama bang Hengky Kurniawan

Launching variant baru ini dilaksanakan di outlet utamanya di Jln. Wolter Mongonsidi No. 115 Bandar Lampung, di depan Hotel Grand Praba. Saat saya tiba, baru sedikit pengunjung yang datang. Menunggu 15 menit-an, sudah ramai hingga ruangannya penuh. Wajar dong, mau temu artis. Haha...

Tapis Blogger di launching variant baru

Okey, kembali ke Molten Banana. Ini adalah variant rasa ke-8 yang ada di Banana Foster Lampung. Jadi, menurut bang Hengky Kurniawan, rencananya akan ada 3 variant lagi. Dilaunching secara bertahap, 3 atau 4 bulan ke depan. Wuih... pastinya pada penasaran kan!

Daftar Harga variant Banana Foster Lampung

Oh ya... harga Molten Banana ini sama dengan harga Premium Black dan Premium Pandan, yaitu 65ribu. Tentunya masih terjangkau dong. Selain ke-3 varian di atas, ada juga 5 rasa lainnya. Cheese 50ribu, Nutella 53ribu, Chocolate 53ribu, Caramelized 50ribu dan Peanut 50ribu.

Buat kamu-kamu yang ingin tahu lengkapnya bisa cek di bawah ini:

Instagram: @bananafosterlampung
Facebook: Lampung Banana Foster
Youtube: Banana Foster Lampung
Website: www.lampungbananafoster.com
Telpon: (0721) 5600 660
Email: info@lampungbananafoster.com

Selain outlet di Jl. Wolter Mongonsidi 115 ada juga di:
1. Mall Boemi Kedaton
Jln. Teuku Umar No. 1 Kedaton, Bandar Lampung
2. Outlet Metro
Jln. Jenderal Sudirman No. 872 Imopuro Metro Pusat, Metro.

Wifi bareng / instagram @bananafosterlampung

Nah tunggu apalagi nih!
Segera saja diserbu.
Kami saja sudah mencicipinya, sekarang giliran kamu-kamu loh 😊

Komentar

  1. Wihhh, seru yaa pasukan Tapis Blogger icip-icip varian baru dari Banana Foster Lampung ����

    Hemm ... Belum update artikel nih, publikasi beberapa waktu yang lalu masih di 7 rasa ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya seru banget bang. Apalagi bisa ketemu langsung hengky kurniawan.
      Iya sekarang sudah 8 varian rasa.

      Hapus
  2. Suka banget sama si molten Banana ini. Kalo boleh aku mau beli lumerannya aja iyu haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah... kalo lumeran nya aja mah. Kurang meleleh dong 😅

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sahrul Gunawan Melayani Pembelian Lampung Bona Cake

Review Bunda: Kisah Cinta 2 Kodi, Keluarga Masa Kini

30 Hari Bercerita, Serunya Ngeblog di Instagram

Tiket Film Arwah Bisa Ditukar Hadiah Loh