HokBen Telah Hadir di Lampung

Gambar
Tabik Pun !
Ada kabar gembira nih buat para pecinta kuliner di Lampung. Telah hadir HokBen cabang Lampung pada 17 Oktober 2018.

Pelopor makanan bergaya khas Jepang di Indonesia ini, untuk pertama kalinya hadir di Sumatera. HokBen memilih Lampung, karena lokasinya cukup strategis dekat dengan Pulau Jawa. Selain itu karena kecintaan masyarakat di Lampung akan berbagai kuliner nusantara yang mendorong HokBen  untuk menambah ragam kuliner di Bandar Lampung, terutama dengan makanan khas Jepang-nya.

Nah, saya dan teman-teman dari Tapis Blogger berkesempatan untuk mencicipi beberapa menu HokBen satu hari setelah Grand Opening.

Oh iya sampai lupa! Udah tau lokasi HokBen cabang Lampung di mana? Nah lokasinya berada di Mall Boemi Kedaton (MBK) Lantai 1, Bandar Lampung.

Kembali ke acara icip-icipnya ya... hehe
Jadi kami tiba di lokasi jam 9, ternyata HokBen baru dibuka jam 10. Jadi sambil menunggu waktu, kami mengambil beberapa angle gambar di lokasi. Angle? Bahasanya keren ya... haha


Dan acar…

Titik Akhir di 30 Hari Bercerita 2018

Tema Titik di akhir 30 hari bercerita 2018

Tak terasa akhir dari 30 hari bercerita 2018 sudah berakhir tiga hari yang lalu. Walau aku baru memulai nya di hari ke-8. Lumayan seru dan mengesankan pengalaman ngeblog di instragram ini. Benar-benar melatih untuk mencari ide di setiap harinya.

Nah ini adalah tiga hari terakhir kisahku di 30 hari bercerita:

21. Day 21 (28 Januari 2018)

Mengenai bergerak, mesin dengan dua roda inilah yang selalu setia menemaniku. Pagi ini, ia ngambek tidak mau jalan. Untung terjadi setelah mengantar ibu ke pasar. Meski harus menanjak untuk mendorongnya sampai rumah. Tak apalah.

Baru saja sore ini ku perbaiki, agar temanku ini kembali sehat. Seperti sedia kala. Lumayan banyak juga yang harua diganti dan diperbaiki.

Bergerak setiap hari, butuh teman seperti ini. Untuk bekerja, bermain atau hanya untuk berbelanja. Gerak yang sangat ku harapkan adalah bergerak ke masa depan untuk menjauh dari masa lalu. Ya... meski tak ada gambaran, setidaknya sinarnya terlihat terang di pandangan.

#30haribercerita #30hbc18bergerak #30hbc1828 #bergerakbersama

22. Day 22 (29 Januari 2018)

Moneva

"Salah satu profesi yang menciptakan profesi-profesi lain adalah guru."

Moneva = monitoring dan evaluasi.
Kinerja guru itu baik. Selalu baik dimata siswa. Namun dibutuhkan pengawasan untuk menjadi lebih baik.
Dan hari ini, di sekolah ku diadakan moneva. Saran dan kritik harus disampaikan untuk meningkatkan kinerja para guru.

Agar hasil pendidikan, lebih tepatnya para siswa menjadi siswa yang cerdas dan berkarakter.

#30haribercerita #30hbc1829 #moneva #monitoring #dan #evaluasi

30. Day 23 (30 Januari 2018)

T I T I K

Sebagian besar orang menganggap titik adalah akhir, bagiku titik ialah awal. Kenapa begitu? Simak penuturanku.

Kamu tahu? Setiap titik-titik pertemuan kita, memercikkan kerinduan yang ada. Tiap titik langkah kita, menjejakkan sebuah kisah cerita.

Titik. Sebuah frasa dari sebuah awal. Berawal dari satu senyuman lalu membentuk garis simpul di hati. Garis wajahmu membentuk sebidang rasa di hatiku.

Titik. Aku hanya ingin tiada akhir. Seperti adanya rasa ini kepadamu. Bila kau pun merasa begitu. Lalu mengapa tak menyatu? Biarlah aku saja yang rindu, karena kamu tak kan kuat.

#30haribercerita #30hbc18titik #30hbc1830 #tentangtitik #danrindu #dilan1990

Nah, itulah akhir dari cerita ku di 30 hari bercerita. Seru kan :)

Komentar

  1. Jika TITIK adalah akhir, maka tidak akan terurai 30 Hari Bercerita 2018 ini. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sekali mas... titik ini adalaha awal dari cerita.

      Hapus
  2. Titik hanya mengakhiri kalimat. Sedangkan paragraf belum jg selesai untuk membentuk sebuah buku :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah betul sekali. Titik hanya memisahkan satu kalimat dengan kalimat lainnya. Lalu jadilah kalimat yang saling melengkapi.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sahrul Gunawan Melayani Pembelian Lampung Bona Cake

Review Bunda: Kisah Cinta 2 Kodi, Keluarga Masa Kini